Dialog Kebangsaan Seri ke-2 PB ISMI: Budaya Maritim Pantai Timur Sumatera dan Keberlanjutan Laut Selat Malaka
Rabu, 1 Oktober 2025
Sekretariat PB. ISMI, Jl. Pepaya No. 24 - 26 Medan
Lihat di PetaTema: “Budaya Maritim Pantai Timur Sumatera dan Keberlanjutan Laut Selat Malaka” Tagline: Our Ocean, Our Obligation, Our Opportunity
Narasumber: Tuan Rodhial Huda (Natuna - Kepri)
Sekapur Sirih: Kawasan Pantai Timur Sumatera merepresentasikan sebuah entitas geokultural yang fundamental, dicirikan oleh adopsi budaya maritim yang terinstitusionalisasi dalam struktur sosial, ekonomi, dan kosmologi masyarakat pesisirnya selama kurun waktu yang ekstensif. Kawasan ini secara geografis berbatasan langsung dengan Selat Malaka, sebuah jalur pelayaran internasional yang memegang peranan krusial dalam konteks geopolitik dan ekonomi global.
Sementara itu, keberlanjutan ekologi dan fungsional Selat Malaka menghadapi tekanan multidimensi yang signifikan, meliputi degradasi sumber daya perikanan, polusi laut transnasional, dan disrupsi yang diakibatkan oleh perubahan iklim global. Oleh karena itu, dialog ini bertujuan untuk menelisik secara kritis dan mengeksplorasi potensi integral dari kearifan lokal (local wisdom) dan praktik-praktik kultural maritim di Pantai Timur Sumatera.
Dialog Kebangsaan seri kedua ISMI kali ini dikaitkan dengan peringatan Hari Maritim Sedunia 2025 menyambut semangat International Maritim Organisation (IMO) dengan tagline Our Ocean, Our Obligation, Our Opportunity (laut kita, tanggung jawab kita, kesempatan kita).
Koordinator Program: Prof. Dr. Ir. Ilmi Abdullah, M.Sc. Pemantik Budaya Pesisir: Tengku Ryo Rizqan, B.Mus, Ed.