PB ISMI Gelar Diskusi Kebangsaan Bertema Dinamika Administrasi Melayu Sumatera Timur (Utara)
Admin ISMI
|
3 September 2025
|
Berita
MEDAN – Pengurus Besar Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (PB ISMI) sukses menyelenggarakan Diskusi Kebangsaan Seri-1 bertema “Dinamika Administrasi Melayu Sumatera Timur (Utara)” di Aobi Café, Medan, pada Selasa (02/09/2025).
Acara yang dibuka oleh Sekretaris Jenderal PB ISMI, Datuk Assoc. Prof. Dr. Yanhar Jamaluddin, M.AP, ini merupakan kegiatan perdana kepengurusan untuk membahas persoalan kemasyarakatan dalam perspektif kebangsaan.
Poin Penting dari Para Narasumber:
- Sistem Monarki & Islam: Prof. Nispul Khoiri, MAg menjelaskan bahwa administrasi Kesultanan Melayu merupakan akulturasi budaya Arab (Sultan/Sulthon). Sultan memiliki tiga posisi sentral: Pemimpin Raja, Kepala Agama, dan Kepala Adat.
- Politik Identitas: Tengku Ryo Rizqan memaparkan transformasi Kesultanan dari konsep Zillullah Fil Alam menuju politik identitas Melayu yang tetap eksis pasca kemerdekaan.
- Budaya & Kesantunan: Datuk Dr. Shafwan Hadi Umry menekankan bahwa administrasi Melayu tempo dulu sangat santun, tercermin dari literasi surat-menyurat yang penuh petatah-petitih.
- Manajemen Pemerintahan: Datuk Syarifuddin Siba, SH, MH mendorong ISMI untuk menjadi "pendobrak" dalam membukukan kembali catatan-catatan administrasi Melayu yang selama ini terabaikan.

Harapan ke Depan Diskusi ini diharapkan mampu melahirkan blue print masyarakat Melayu di berbagai sektor pembangunan. Datuk Syarifuddin Siba menegaskan bahwa Melayu bukan hanya "Pandai Bercakap", tetapi juga harus "Pandai Berkitab" (tertib administrasi dan dokumentasi).